Berkenalan Dengan FIRE (Financial Independence Retirement Early)

0 Shares
0
0
0

Pensiun di usia 30-40 tahunan sebuah pilihan? Eits jangan salah! Banyak orang terutama millennials dan Gen Z yang mulai mencoba gerakan FIRE (Financial Independence Retirement Early atau Kemandirian Finansial Pensiun Dini).

Photo by Pixabay

FIRE bukan formula ajaib untuk mencapai kekayaan, melainkan metode untuk pensiun dini dengan cermat mengatur keuangan. Caranya lewat menabung dan berinvestasi secara intensif. Gerakan ini dimulai di Amerika Serikat dan kemudian berkembang di Inggris. Ide utamanya berasal dari buku ‘Your Money or Your Life’ yang ditulis oleh Vicki Robin dan Joe Dominguez pada tahun 1992.

Bagaimana Agar FIRE Terwujud?  

Gerakan FIRE pada umumnya dicapai dengan memperhatikan dan menerapkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Menyediakan dana darurat atau emergency fund yang nilainya sebesar 6 bulan pendapatan
  2. Membayar seluruh hutang yang ada, termasuk consumer debt seperti cicilan mobil, rumah, dan credit card 
  3. Melakukan kalkulasi pengeluaran tahunan untuk mendapatkan angka yang dibutuhkan dalam mencapai financial independence (Kalkulasi FIRE merekomendasikan untuk memiliki harta sebesar 25 kali pengeluaran tahunan) 
  4. Menjaga pengeluaran supaya menjadi sangat rendah agar dapat menabung sekitar 50-75% dari pendapatan
  5. Berinvestasi untuk meningkatkan jumlah tabungan yang ada
  6. Meningkatkan pendapatan agar bisa menabung lebih banyak

Kesalahpahaman Umum Tentang FIRE

Bagi orang-orang yang melakoni gerakan FIRE, tujuan dan motivasinya beragam, tidak semuanya didasari oleh keinginan supaya bisa berhenti bekerja dan berleha-leha semata. FIRE dilakukan untuk mencapai titik di mana seseorang bisa memiliki kemampuan finansial yang matang dan kebebasan lebih di dalam menjalani hidup, termasuk untuk tidak harus bekerja secara penuh jika memang tidak menginginkannya. Kita juga dapat mengurangi intensitas waktu bekerja dengan bekerja secara paruh waktu atau malah berhenti bekerja sama sekali untuk mengerjakan hal lain yang menjadi prioritas.

FIRE Bukan untuk Semua Orang

Setelah mengetahui hal-hal yang harus dilakukan untuk mencapai FIRE pasti kita bertanya-tanya apa mungkin setiap orang bisa mencapainya dan pensiun pada usia 30 atau 40 tahunan? Tantangan terbesarnya adalah harus memiliki pendapatan yang besar dan mumpuni. Tidak peduli seberapa besar kita mengurangi pengeluaran untuk keperluan lifestyle, tetap saja akan dibutuhkan penghasilan besar untuk memiliki kemampuan menabung yang cukup agar dapat pensiun pada usia yang lebih muda. Oleh karenanya tidak semua orang dapat menjalani metode FIRE.

Photo by Andrea Piacquadio

Jika tidak dipertimbangkan dengan baik FIRE seringkali menjadi tekanan mental. Meskipun gagasan bebas secara finansial itu bagus, kita juga harus realistis dengan kenyataan ekonomi dan biaya hidup pada saat ini. Sebagian dari kita mungkin belum mampu untuk menabung 50-75% karena masih kecilnya jumlah penghasilan, menjadi tulang punggung keluarga, ataupun harus berhadapan dengan jumlah hutang yang cukup besar. 

Dikarenakan banyaknya kebutuhan, cara umum yang paling banyak ditempuh untuk mencapai FIRE adalah dengan bekerja keras untuk menghasilkan penghasilan yang lebih besar. Usaha dalam meningkatkan pendapatan tersebut tentunya akan mengorbankan banyak waktu dan tenaga. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan atau mempengaruhi hubungan dengan orang-orang terdekat. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan bekerja keras, tetapi jika kita harus menukar pekerjaan dengan kesehatan dan hubungan pribadi, maka rasa-rasanya FIRE tidak sebanding untuk dijalani. Yang perlu kita pahami adalah bahwa ada yang lebih penting dari sekedar pensiun. Kita harus utuh secara mental dan fisik untuk menikmati kebebasan finansial yang akan dicapai.

Apa yang Dapat Kita Pelajari dari FIRE

Terlepas bahwa FIRE belum tentu berlaku maupun dapat dijalani oleh semua orang, satu hal yang bisa kita pelajari dari gerakan FIRE adalah fokus dan kemauan yang dimiliki orang-orang untuk mencapai impian pensiun mereka. Dimanapun kamu berada dalam perjalanan finansial kamu, ada beberapa pelajaran penting yang dapat kita ambil dari FIRE:

  1. Bebas dari hutang dan belajar pentingnya menabung beserta investasi

Hal terbaik tentang FIRE adalah membuat orang-orang yang mengetahuinya menjadi lebih aware terhadap rencana keuangan mereka. Dalam hal ini, termasuk untuk bebas hutang dan menabung serta berinvestasi. Mungkin menabung sebesar 50% dari penghasilan terdengar terlalu banyak untuk mayoritas dari kita pada saat ini, tapi tidak apa-apa! yang penting adalah kita berusaha mulai menabung berapapun jumlah penghasilan kita.

  1. Mulai bermimpi dan berencana untuk masa depan

FIRE juga mengajarkan pentingnya memiliki rencana masa depan terutama rencana pensiun. Cobalah mencari tahu apa yang akan menjadi kebutuhan pada saat pensiun nanti. Kemudian lakukan perencanaan dan mewujudkannya sedikit demi sedikit.

  1. Tidak melakukan FIRE untuk kabur dari pekerjaan yang dibenci

Banyak orang yang tertarik melakukan FIRE karena membenci pekerjaannya. Masalahnya adalah FIRE tidak akan menyelesaikan hal tersebut. Jika kamu membenci pekerjaan yang sekarang maka yang benar-benar kamu butuhkan adalah career path yang baru. Hidup ini terlalu singkat untuk disia-siakan selama beberapa tahun untuk mengerjakan pekerjaan yang dibenci hanya untuk mencapai FIRE.

Kamu tertarik untuk FIRE? Apa yang menjadi tantanganmu saat ini?


Writer: Daniya Nahdi

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like