Grandma Method, Cara-Cara Berkelanjutan Belanja Fashion Ala Nenek

0 Shares
0
0
0

Siapa sering mendapat lungsuran baju dari nenek dan masih bagus juga cocok dikenakan hingga hari ini? Coba ceritakan konsep conscious buying atau #BijakBerkonsumsi pada nenek kita sekarang. Mereka mungkin tidak mengenal istilahnya, tapi mereka sudah menerapkannya dulu. Bagi mereka, #BijakBerkonsumsi adalah cara hidup yang menyenangkan.

Di era konsumerisme seperti sekarang, kita terlalu banyak memiliki pilihan membeli item fesyen. Belum lagi dukungan pilihan pembayaran yang mudah dan pengiriman barang yang semakin cepat. One click away shopping. Kita memang tidak bisa membandingkan era sekarang dengan era nenek kita dulu, karena ada modernisasi yang membuat semuanya menjadi lebih mudah, murah dan terjangkau ke semua daerah. Tapi, kita bisa lho menerapkan grandma method; cara-cara berkelanjutan yang diterapkan nenek kita dulu saat membeli item fesyen.

Quality over quantity
Siapa yang neneknya sering bilang “Mending beli yang sekalian mahal tapi bagus dibanding yang murah tapi engga awet..”? Yes kita sama. Nenek juga sering membeli pakaian dari penjahit atau butik khusus yang mereka sudah kenal demi mendapatkan kualitas baju yang sesuai dengan preferensi mereka. So, they really know their own preference when it comes for fashion. Bukan asal trend atau diskon lalu dibeli.

Teliti pada bahan dan kerapihan jahitan
Saat memilih pakaian bersama nenek, aku dulu selalu bertanya-tanya kenapa nenek selalu meributkan hal-hal seperti bahan dan jahitan. Padahal membeli baju harusnya cukup dilihat bagus dan dirasa cukup saja bukan? itu kataku dahulu. Namun, sekarang setelah mengenal sustainable fashion, aku mulai menyadari bahwa kualitas dari pakaian memang sebagian besar ada pada bahan dan juga jahitannya.

Classic look; simple, elegant & timeless
Nenekku di rumah lebih sering memilih membeli baju dengan tipe blouse atau kemeja. Pattern dan warnanya pun dipilih yang simple dan netral. Alasannya agar mudah dipadupadankan dengan bawahan apapun dan ajaibnya hingga sekarang baju dari nenek selalu jadi andalanku karena model, warna dan bahannya yang hingga kini masih trendy.

Photo by Anastasia Shuraeva from Pexels

#PakaiSampaiRusak
Nenek adalah tipe orang yang akan menggunakan item fesyennya hingga benar-benar rusak, karena ia sangat menghargai perjuangannya dulu saat membeli barang tersebut. Nenek akan menggunakan item fesyennya dengan sangat hati-hati. Penting baginya memilih bahan pakaian yang mudah dalam perawatan agar masa pakainya lama karena ia akan mudah merawatnya. Lagipula, shopping item fesyen bukan menjadi hobinya karena ia sudah cukup sibuk dengan kegiatan memasak, urus anak dan bahkan mencari uang.

Beli fashion sesuai kebutuhan
Saat membeli pakaian, nenek harus menggunakan uangnya dengan bijak karena pada jaman itu pakaian yang bagus dan berkualitas berbanding lurus dengan harganya. Beliau sering bercerita kalau mau beli item fesyen tertentu harus menabung dulu atau hemat beberapa waktu demi bisa mendapatkan item yang dibutuhkan. Jika ada uang lebih, nenek biasanya tidak menghabiskannya untuk item fesyen karena nenek akan memakainya untuk kebutuhan hidup, furnitur, alat dapur atau kebutuhan anak-anaknya.

Detail & telaten merawat pakaiannya
Di usianya yang sudah senja, nenek jadi hobi melungsurkan item fesyennya, mulai dari anak hingga ke cucunya. Pokoknya dipastikan baju-bajunya dipakai oleh keturunannya. Saat aku menerima lungsuran dari nenek, jujur rasanya senang sekali karena bajunya pasti masih bagus dan sangat terawat meskipun usia dari pakaian itu sudah tua sekali. Rahasianya adalah nenek selalu telaten dalam merawat apa yang ia miliki, termasuk pakaian. Cara mencuci, menyimpan, sampai dengan trik-trik lawas dalam membuat item fesyen jadi lebih awet.
Penting untuk kita untuk bisa melihat dengan jeli bagaimana kita bisa merawat pakaian yang kita beli. Biasanya produsen memberikan instruksi jika memang perawatan bahannya beda dengan pakaian biasa. Budayakan membaca dan bertanya agar kita bisa menggunakannya dengan maksimal dan awet.

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Apa kamu juga punya cerita dan pengalaman yang sama tentang nenek yang mengajarkan cara-cara #BijakBerkonsumsi? Share di komentar ya!


Writer: Cynthia S Lestari.

Tertarik menjadi kontributor kami? Kunjungi link berikut untuk menulis atau email draftmu ke hi.lyfewithless@gmail.com dengan subject: CONTRIBUTOR – NAMA.

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like