Make it Last #PakaiSampaiRusak Cara Merawat Elektronik Agar Tahan Lama

0 Shares
0
0
0

Sebagai konsumen yang #BijakBerkonsumsi, sudah seharusnya kita merawat barang yang kita miliki sampai masa pakainya habis. Karena pada dasarnya merawat barang adalah bentuk tanggung jawab konsumsi kita.  Barang yang terawat dengan baik akan berdampak pada lamanya masa penggunaan. Penggunaan yang baik dan perawatan yang tepat tentu dapat membuat barang-barang kita tidak cepat rusak dan tahan lama.

photo by Electrolux Indonesia

Semua barang memiliki fungsi, cara penggunaan, dan perawatan yang spesifik

Apalagi barang elektronik yang pada dasarnya cenderung rawan mengalami kerusakan jika pengguna tidak memahami bagaimana cara penggunaan dan perawatannya. Penyebab utama barang elektronik menjadi lebih cepat rusak disebabkan faktor eksternal seperti penempatan unit yang tidak sesuai, sumber listrik tidak stabil, tidak merawat sesuai anjuran dan penggunaan yang tidak sesuai dengan panduan buku manual. 

Lalu bagaimana seharusnya kita merawat elektronik agar tahan lama? Kali ini Electrolux Indonesia membeberkan tips menggunakan barang elektronik agar tahan lama:

1.  Be Mindful Consumer dengan Membaca Manual Book 

Bacalah manual book atau buku panduan dari masing-masing home appliances sehingga kita dapat mengetahui bagaimana cara memasang, memakai, hingga cara perawatan setiap barang yang kita miliki. Selain itu, penting juga untuk mengetahui di mana posisi terbaik meletakkan setiap barang elektronik. Hal ini juga dapat berpengaruh pada ketahanan barang tersebut. Apa saja yang harus kamu ketahui?

  • Tujuan penggunaan
  • Cara penggunaan
  • Cara perawatan
  • Layanan purna jual

2. Gunakanlah Stabilizer di Rumah

Sumber listrik yang tidak stabil bisa menjadi salah satu alasan barang-barang elektronik di rumah menjadi lebih cepat rusak. Hal ini dikarenakan terganggunya sistem listrik di dalam unit tersebut. Oleh karena itu, menggunakan stabilizer dapat membantu kita mendistribusikan listrik pada masing-masing barang elektronik secara lebih stabil dan aman.

Tidak hanya itu, penggunaan stop kontak juga perlu diperhatikan. Pastikan, ketika kepala kabel tercolok, harus pas, jangan sampai longgar atau kurang rapat. Hal tersebut berbahaya saat pengguna akan mencabutnya, karena resiko tersengat listrik lebih besar.

photo by Electrolux Indonesia

3. Perawatan Khusus Sebagai Bentuk #BijakBerkonsumsi

#BijakBerkonsumsi tidak hanya dilakukan sebelum kita melakukan pembelian, namun juga dilakukan setelah pembelian. Seringkali kita lalai dalam merawat apa yang sudah kita miliki, padahal merawat barang-barang adalah bentuk tanggung jawab dari setiap konsumsi kita. Begitupun dengan barang elektronik yang perlu dirawat. 

Misalnya saja untuk mesin cuci, kita harus selalu membersihkan bagian tabung stainless mesin cuci dengan handuk kering dan buka tutupnya selama 30 menit setelah dipakai. Untuk kulkas sebaiknya jangan meletakkan makanan atau minuman panas langsung, jangan terlalu penuh, dan jangan terkena paparan matahari langsung. 

photo by Electrolux Indonesia

4. Gunakan Sesuai Fungsinya

Gunakan setiap barang sesuai dengan fungsinya masing-masing dan tidak melebihi kemampuan dan fungsinya tersebut. Sama seperti barang lainnya, barang elektronik, seperti mesin cuci, kulkas, televisi, setrikaan, handphone, komputer, laptop, AC, dan lainnya, juga butuh kasih sayang. Terlebih, barang juga memiliki batas kemampuan, jadi jangan terlalu memforsir penggunaan mesin untuk selalu bekerja. Pemakaian diluar batasnya dapat menyebabkan error hingga kerusakan.

5. Servis Ditempat yang Terjamin

Tips merawat barang elektronik yang terakhir adalah lakukan servis berkala di tempat yang resmi dan terjamin. Saat ini banyak sekali tempat servis elektronik yang mudah temui di sekitar tempat tinggal, namun telitilah dalam memilih tempat servis dengan tenaga yang berpengalaman atau profesional. Dengan ini, kita dapat lebih mengurangi resiko perbaikan dan perawatan yang tidak bertanggung jawab. 

Nah, itu dia beberapa tips merawat barang elektronik yang bisa dilakukan sebagai bentuk #BijakBerkonsumsi. Setelah itu, #PakaiSampaiRusak adalah tantangan selanjutnya dalam mengkonsumsi alat-alat elektronik di rumah.


Writer: Lyfe With Less

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

Minimalism ThoughtGaya Hidup Minimalis, Bikin Lebih Hemat atau Lebih Boros?

Gaya hidup minimalis seringkali dikaitkan dengan hidup berhemat. Namun sebenarnya konsep hidup minimalis berbeda dengan menjalani hidup hemat. Minimalisme lebih berfokus kepada segala sesuatu yang bermanfaat dan berarti terlepas dari nilai materialnya. Sedangkan, hidup berhemat, merupakan kondisi dimana seseorang mempunyai kesadaran yang tinggi terhadap pengeluaran finansialnya dan memiliki prioritas keuangan.

Minimalism Thought4 Mindset untuk Memulai Financial Minimalism

Dalam menjalankan Financial Minimalism, selain fokus kepada pengeluaran esensial, lebih baik juga jika kita meninggalkan kebiasaan buruk yang mengganggu kondisi keuangan. Setelahnya, menggantinya dengan kebiasaan baru yang lebih baik. Dengan memiliki mindset & habit yang sehat, maka setiap keputusan & cara pandang kita akan lebih terarah kepada tujuan yang ingin kita capai. Mindset yang baik pun akan menuntun kita secara tidak sadar untuk mempunyai kebiasaan-kebiasaan kecil yang secara otomatis menuntun kita ke kondisi yang lebih baik.